MANFAAT DAUN
"DANDANG GENDHIS"
Assalamu'alaikum Wr Wb.
Halo teman-teman semua, semoga anda selalu sejahtera dan berbahagia dimanapun anda berada.
A. Tanaman "Dandang Gendhis"
Dalam
kesempatan ini saya akan membahas salah satu tanaman yang bermanfaat sebagai
obat dan untuk menjaga kesehatan manusia. Tanaman tersebut oleh masyarakat Jawa
Tengah dan sekitarnya, dikenal dengan nama :Dandang Gendhis. Tanaman ini
berjenis perdu, artinya tidak akan bisa tumbuh besar seperti pohon kayu
tentunya. Tanaman ini, saat ini mungkin masih dianggap tanaman langka, karena
ternyata masih banyak yang belum mengenalnya. Padahal tanaman ini mudah tumbuh
dan mudah pula cara membudidayakannya.
Sampai saat ini saya belum tahu persis asal tanaman ini, dan juga mengapa
dinamai Dandang Gendhis. Secara arti harafiah, maka Dandang=tempat untuk
memasak, semacam panci, hanya bentuknya yang khas. sedangkan Gendhis=gula. Jadi
artinya secara harafiah ya Panci Gula.......aneh kan?
Okay teman-teman, tanaman ini ternyata bermanfaat untuk menyembuhkan
berbagai penyakit, antara lain penyakit-penyakit kanker, asam urat, linu-linu
persendian, kaki bengkak-bengkak karena capek, bahkan mampu menyehatkan
jantung. Pendek kata, dengan mengkonsumsi daun tersebut, mampu membantu menjaga kesehatan
manusia secara umum dalam arti luas.
Memang saat ini mungkin belum ada bukti secara Ilmiah tentang manfaat daun
tersebut, ini mungkin dikarenakan belum banyak orang yang tahu akan tanaman
ini. Saya berharap penulisan ini bisa membuka para peneliti dari kalangan
mahasiswa atau apoteker dan lainnya untuk meneliti kandungan utama yang ada
pada tanaman Dandang Gendhis ini.
Namun meskipun belum diketemukan hasil Ilmiahnya, dalam praktek sehari-hari
telah banyak dibuktikan oleh masyarakat akan manfaat dan keampuhan tanaman ini.
TANAMAN "DANDANG GENDHIS"
B. Cara Membudidayakan
Tanaman ini hampir bisa dikatakan dapat tumbuh diseluruh wilayah Indonesia,
hanya saja rupa-rupanya tanaman ini kurang tahan terhadap panas matahari. Oleh
sebab itu menanam tanaman ini, harus diletakkan ditempat yang cukup terang
namun tidak langsung di bawah sinar matahari. Cara menanamnyapun sangat mudah,
yaitu dengan cara menanam stek batangnya. Kita siapkan medianya dulu berupa
tanah yang dicampur pupuk kandang yang sudah siap pakai. Lalu tanah tersebut di
taruh dalam Polyback. Pilih Polyback yang ukuran sedang saja.
Perlu diingat, bahwa pupuk kandang yang kita pakai harus benar-benar yang
siap pakai, jangan yang belum jadi. Karena dalam proses penanaman awal, tanaman
ini sensitif terhadap panas. Pupuk yang belum siap pakai akan menimbulkan panas
dalam tanah, yang berakibat batang justru akan layu.
Selanjutnya potong batangnya sepanjang kira-kira 20-25 cm, lalu tancapkan
batang pada media tadi. Siram setiap hari dan jangan lupa, letakkan pembibitan
di tempat terang tetapi teduh.
STEK BATANG TANAMAN
Setelah kira-kira tujuh sampai sepuluh hari, maka stek tersebut akan tumbuh tunas kecil, pertanda stek sudah mulai tumbuh. Teruslah dirawat sehingga nanti setelah 50-60 hari tanaman tersebut sudah banyak daunnya,
C. Cara Memanfaatkan Untuk Kesehatan.
Perlu diketahui bahwa daun Dandang Gendhis ini tidak pahit sama sekali, hanya saja baunya yang cukup menyengat (Bahasa Jawa = Langu).
Cara memanfaatkan tanaman ini sebagai obat atau untuk menjaga kesehatan kita, adalah dengan mengkonsumsi daunya sbb:
- Bila anda suka lalapan dan tahan dengan bau "langu", silahkan anda jadikan lalapan.
- Bisa juga dengan cara direbus. Untuk hal ini, ambil 3-4 lembar daun, dan rebus dengan 1,5 gelas air, dan sisakan satu gelas. Setelah dingin air diminum. Untuk mengurangi bau "langu" bisa ditambahkan satu sendok madu.
- Bisa dengan cara dijus dengan segelas air matang, lalu tambahkan madu satu sendok. Cara ini adalah lebih bagus untuk penyembuhan.
- Untuk Kanker hasil kesembuhan akan terlihat sekitar 45-60 hari.
- Untuk Gangguan jantung hasil kesembuhan akan terlihat sekitar 30 hari.
- Asam Urat, sekitar 14 hari
- Kaki bengkak-bengkak karena capek, sekitar 7 hari.
- Sendi ngilu, sekitar 7 hari. (Untuk ngilu sendi, disarankan anda juga perbanyak makan buah kolang-kaling, yang biasa untuk campuran es buah). Kolang-kaling ini cukup dimakan 5-6 butir sehari.
Teman-teman semua, untuk hasil yang saya sebutkan itu adalah dari informasi para pengguna daun tersebut, untuk hasil yang sebenarnya tentu tergantung pula berat ringan penyakit, faktor makanan sehari-hari dan juga kesungguhan para pengguna dalam menjalankan prosedur pengobatan tesebut.
Makanan yang kita konsumsi sehari-hari juga bisa berpengaruh terhadap proses penyembuhan, Sebaiknya kurangi atau hindari mengkonsumsi ayam broiler, kurangi juga daging-daging, terutama bagi penderita jantung dan kolesterol tinggi.
D.Share dengan kami.
Bila teman-teman ingin sharing atau bertukar informasi untuk saling melengkapi, atau ada seputaran pertanyaan lain terkait isi Blog ini, silahkan hubungi email saya:
arna.s.mon@gmail.com. Atau hubungi saya di : 0858 7982 1188 (Hanya SMS).
Nah, semoga apa yang saya sampaikan dapat bermanfaat bagi kita semua, khususnya bagi seluruh masyarakat di Indonesia tercinta ini.
Wassalamu'alaikum Wr Wb.
Sampai jumpa....................
Tidak ada komentar:
Posting Komentar